MAAFKAN SAYA...
Saya bagaikan duri dalam hidupmu...maafkan saya.. tak henti-hentinya, bibir ini untuk meminta maaf .. saya bukan maryam.. saya bukan khadijah.. saya bukan aisyah.. saya juga bukan fatimah... saya bukan mereka.. saya hanya wanita lemah.. saya hanyalah wanita biasa yang punya perasaan.. saya hanyalah wanita penyihir dalam dongeng indahmu.. maaf telah hadir dalam dongeng indahmu.. maaf telah merusak lentera malammu, yang telah engkau susun sedemikian rupa tuk engkau hadirkan dalam mimipi indahmu.. maaf telah kurusak kebahagiaanmu... maaf telah kupecahkan lampion-lampion yang telah kau buat dan gantungkan dalam perjalanan kita...
saya adalah wanita yang telah menghancurkan mimpimu... andai saja saya tidak memilih ego saya pribadi.. andai saja saya dapat menahan perasaan saya,,,
saya sadar saya salah.. saya menyesal.. sangat pantas engkau melakukan itu kepada saya.. biar saya tau, rasa sakit yang engkau alami... penderitaan yang engkau alami, saya sadar dengan meminta maaf 1000000000000000000x x x x x kalipun itu tak cukup untuk membalas semuanya... seharusnya saya tak mengkhianatimu.. dan seharusnya saya tak hadir dalam hidupmu, yang selalu membawa mimpi buruk bagimu..
tapi andai engkau tahu..saya tak mempunyai maksud apa-apa.. saya ingin merasakan bagaimana kalau ada yang sayangi saya, melebihi dari teman biasa. selama ini saya sadar saya tak cantik untuk jadi wanita pujaan orang, saya tak pintar untuk dapat membuat orang kagum terhadap saya, saya pun tak mahir dalam berteman, saya hanyalah wanita kampungan, orang biasa, saya ndak kaya, saya bukan anak gaul-gaul untuk hangout. saya hanya ingin merasakan cinta dari seseorang walaupun hanya bisa kurasakan selama 3 bulan, saya faham saya telah berbuat salah.. cinta yang sesungguhnya bukan datang dari manusia, tapi cinta yang sesungguhnya datangnya dari sang pencipta dan juga orang tuaku. saya menerimanya karena baru kali pertama ada sosok pria yang menyukaiku.
saya hanyalah wanita biasa, saya bukanlah wanita sholeha, sekali lagi saya bukan maryam.. wanita yang sangat suci dan sholeha hingga ALLAH membalasnya dengan memberikannya karunia yang sangat luar biasa,.. walau karunia itu awalnya membawanya pada hilangnya kepercayaan orang-orang terhadap dirinya. Maryam tetap teguh pada pendiriannya dan tak sekali-kalipun ia jauh dari sang pencipta ALLAH SWT. ditambah kesabarannya membuatnya bertahan. Namun hingga nabi Isa as lahir, ia pun mendapat hasil dari segala perjuangannya. Apa yang selama ini diperguncingkan ternyata salah. sosok anak yang dikandung maryam adalah hadiah dari ALLAH atas kesholehannya serta perjuangannya.. ALLAH memberinya ujian berupa anak, namun ALLAH juga memberinya hadiah berupa anak..
aku takut.. engkau tak memaafkanku..
aku takut.. engkau tak lagi ingin berteman denganku..
sekali lagi saya bukan maryam. saya hanya wanita biasa.. entah apa yang harus kulakukan , untuk dapat maaf darimu. apakah ini merupakan cobaan dari ALLAH untukku? apakah ini takdir yang kubuat?